
Apa jadinya jika mantan frontman band metal kini melunak dalam karyanya. Demi pasar? Tidak tepat juga jika itu alasannya karena musiknya masih terlalu rumit untuk selera rata-rata pasar Indonesia.
Momo (vokal) kembali ke panggung dengan format yang lain. Mengajak Zuhdil (gitar), yang juga mantan rekan satu bandnya dulu, Aulya Khan (drum), dan Agib Tanjung (bass) lebih membumi dalam karya-karyanya. Bebunyian instrumen nusantara sayup-sayup terlantun dalam single perdananya 'Superhero'
Namun Momo tetaplah Momo. Seorang pemberontak dalam situasi yang melenakan.
"Lagu ini adalah sebuah pemberontakan terhadap ketakutan keluar dari rasa aman," ungkap Momo dalam pers rilisnya.
Musik dan alam adalah perpaduan yang syahdu. Itu pula yang ditunjukkan Momo dan Parabiru di video klip 'Superhero' yang dirilis pertengahan November 2016 di kanal Youtube mereka.
No comments:
Write komentar